… Marhaban Ya Ramadhan …

Alhamdulillah, sekarang sudah masuk bulan Ramadhan lagi.. Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan untuk menjalani bulan penuh hikmah ini.

Apa yang saya rasakan sekarang adalah rasa senang dan sedih yang bercampur aduk. Senang karena Allah masih memberi saya umur untuk sekali lagi bisa merasakan keindahan bulan Ramadhan dengan segala nikmat dan berkah yang ada di dalamnya. Sedih karena pada saat seperti ini justru saya makin teringat dengan orang2 tercinta yang sudah pergi mendahului menghadap Ilahi. Mama, Naldi, Abah… apakah mereka juga turut merasakan keindahan bulan penuh rahmat ini?

Masih teringat dengan jelas kesibukan di rumah dulu ketika memasuki bulan ramadhan. Mama (alm) sudah sibuk dengan membeli bahan-bahan kue. Kue buatan mama memang laris manis dijual untuk persiapan lebaran. Dan memang rasanya enak banget!!! Dan saya pun kebagian tugas jadi pengantar kue. Saking banyaknya kue yang harus dibuat, aroma di rumah saya dari depan sampai belakang berubah jadi aroma butter. I miss that..      Sudah dua tahun berlalu, tapi suasana itu tetap saya ingat..

Dan Naldi (alm), kakak saya semata wayang.. yang paling susah untuk dibangunin sahur.. Meskipun sudah hampir 8 tahun berlalu, saya masih ingat betul kebiasaannya yang selalu harus minum susu coklat dingin sesudah makan sahur dan sesudah bedug maghrib.

Dan Abah (alm), kakek saya… Ini adalah tahun pertama kami berlebaran tanpa kehadiran Abah di tengah2 kami. Saya masih ingat tahun lalu masih bisa pergi bersama Abah ke masjid untuk shalat Ied. Masih bisa mendengar suara Abah mengaji sesudah shalat subuh. Meskipun tahun lalu Abah sudah jarang berpuasa karena kondisi fisik yang sudah menurun, Abah masih tetap melakukan kebiasaannya yang sudah kita hafal betul, menyiapkan teh dan kurma untuk dinikmati pada saat berbuka..

Banyak sekali kenangan2 manis lainnya yang tersimpan. Dan sepertinya, memasuki bulan Ramadhan ini, semua kenangan itu seakan berlomba untuk keluar dan meminta untuk di ‘putar’ kembali dalam ingatan. Dan meskipun yang saya punya sekarang hanyalah sebatas ingatan, tapi saya bersyukur sekali karena saya masih diberi kesempatan untuk bisa memperoleh kenangan2 indah tentang orang2 yang saya cintai, tentang mereka yang sudah tidak bersama-sama saya lagi disini.

Insya Allah di bulan yang suci ini, saya, dan juga orang2 lainnya yang juga telah merasakan kehilangan akan kepergian orang yang dicintai, bisa lebih ikhlas dalam menerimanya. Karena setiap manusia pasti akan sampai pada akhir dari masanya.. Dan saya bersyukur, memasuki bulan yang suci ini, saya masih diberi kesempatan untuk bisa mendoakan orang2 terkasih yang telah berpulang mendahului kita..

Marhaban Ya Ramadhan… sungguh indah nikmat bulan penuh berkah Mu, Ya Allah.. Semoga dengan perjalanan ibadah ini, makin memperluas keikhlasan dan memperkuat keimanan kita. Amin…

Mohon maaf  lahir dan batin…

********************

One Response to … Marhaban Ya Ramadhan …

  1. tq shell utk tulisannya. salam kenal…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s